Kenapa Web Portal Berita Bisa Masuk ke Google News dan Discover?
Kenapa Saya Belajar Ini
Hari ini saya lagi baca-baca berita saham di Stockbit, dan tiba-tiba kepikiran: kenapa sih portal-portal berita itu bisa muncul di Stockbit, Google News atau bahkan di Google Discover?
Dari situ muncul rasa penasaran, kalau saya bikin portal berita sendiri, apakah mungkin bisa juga masuk ke sana? Selain keren, exposure-nya juga pasti besar banget. Bayangkan, berita yang baru dirilis beberapa menit langsung bisa muncul di beranda orang-orang.
Apa yang Saya Pelajari
Ternyata, untuk bisa masuk ke Google News atau Discover itu gak sekadar “submit website”. Google melihat banyak hal: konsistensi publikasi, keaslian konten, reputasi situs, dan seberapa cepat berita itu muncul dibanding situs lain.
Jadi bukan cuma masalah teknis seperti sitemap atau schema markup, tapi juga bagaimana situs itu berperilaku layaknya media yang aktif dan kredibel. Ada proses seleksi alami di situ, makin konsisten, makin dipercaya.
Masuk logika sih, kita juga pasti lebih percaya dengan berita-berita dari media yang sering update berita terkini kan, daripada misal dari media yang jarang update atau sekalinya update berita basi.
Insight
Setelah tahu sedikit tentang ini, saya jadi mikir: portal berita besar bisa produksi puluhan konten dalam sehari (mungkin bisa ratusan?), artinya di baliknya ada jurnalis yang terus cari bahan dan editor yang siap mengkurasinya agar kualitas portal berita tetap terjaga.
Bahkan ada jurnalis yang sudah menulis lebih dari 2000 konten berita di salah satu portal. Wow.
Kalau dikerjakan sendirian, rasanya bakal kewalahan. Tapi tetap menarik sih, melihat bagaimana kecepatan, konsistensi, dan kredibilitas bisa membentuk reputasi sebuah situs di mata Google.
Kadang belajar hal seperti ini bikin saya lebih menghargai kerja keras di balik berita yang kita baca setiap hari.
